Langsung ke konten utama

Postingan

Pelatihan Literasi Media untuk Guru-guru Agama

  Dalam rangka mensosialisasikan modul-modul dalam pendidikan interreligius, kh u susnya terkait kesantunan dalam berkomunikasi virtual dan dalam rangka memperkuat literasi media digital bagi guru-guru agama, diselenggarakan pelatihan literasi media. Kegiatan ini terselenggara  atas kerjasama Pappirus dengan Kanwil Kemenag DIY di Kantor Wilayah Kementrian Agama DIY pada 11-12 Oktober 2019. Pelatihan ini mengusung tema dari salah satu judul modul dalam buku “Menjadi Manusia Indonesia yang Beradab melalui Pendidikan Agama Berwawasan Pancasila” , yaitu tema ‘Manusia Indonesia yang mampu membangun komunikasi sosial berkeadaban’ . Penyelenggaraan pelatihan ini juga   didukung oleh Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo). Pelatihan diikuti oleh 45 guru agama dari berbagai latarbelakang, dari jenjang SMP-SMA sederajat di Daerah Istimewa Yogyakarta. Dalam kesempatan ini sebagian peserta adalah alumni pelatihan yang diselenggarakan oleh Perkumpulan Pappirus pada 2017 ketika mas...

Rapat Umum Anggota Perkumpulan 2020

  Rapat Umum Anggota Perkumpulan Pappirus ke-2 diselenggarakan pada 1 Februari 2020 di Hotel Musium Batik Baciro Yogyakarta. Pada kesempatan ini, Pengurus perkumpulan periode pertama menyampaikan laporan pertanggungjawaban yang kemudian dibahas oleh forum, mereview Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga serta melakukan pemilihan pengurus baru.   Kepengurusan baru 2020-2021 yang terbentuk melalui pemilihan dalam RUA tahun ini terpilih Koordinator Perkumpulan adalah Listia dan Anis Farikhatin. Sekreatris Laili Nur Anisah. Bendahara Bapak Sartana. Bidang Pendidikan, Pelatihan dan Hubungan Masyarakat  Rustiadi, Edy Safitri, Octavianus Jeffry, Ahmad Shalahuddin.  Bidang Media Purwono Nugraha Adhi, Wiwin Siti Aminah. Bidang Penelitian Kristina Antariningsih dan Theofani Yusliyanti. Pengawas Perkumpulan terdiri atas Ibu Tabita Kartika Chistiani, Bapak Ahmad Saifudin dan Ibu Sri Wahyaningsih. Rapat Umum Anggota ini memberikan mandat kepada pengurus untuk menyosialisasika...

Diskusi Buku di Kantor Kementerian Agama Kota Yogyakarta dan di Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan UIN Sunan Kalijaga

  Diskusi buku dalam rangka sosialisasi gagasan tentang Pendidikan Agama Berwawasan Pancasila atau Pendidikan Interreligius diselenggarakan dalam berbagai kesempatan. Di antaranya, diselenggarakan dalam kerjasama dengan Kantor Kementrian Agama Kota Yogyakarta dalam rangka Pembinaan Pegawai Berwawasan Pancasila. Kegiatan pembinaan ini diisi dengan bedah buku “Menjadi Manusia Indonesia yang Beradab melalui Pendidikan Agama Berwawasan Pancasila”. Narasumber dalam kegiatan ini adalah Listia, Dr. Tabita Kartika Kristiani dan Purwono Nugroho Ad h i , pada 27 Agustus 2019 di aula kantor Kementerian Agama Kota Yogyakarta. Diskusi ini diikuti oleh 42 guru agama dari berbagai latar belakang, dari jenjang SD hingga SMA sederajat. Dalam diskusi ini muncul pendapat dari peserta diskusi bahwa sekolah berbasis agama berhak mengelola pendidikan agama masing-masing, yang paling penting adalah kehati-hatian akan adanya pihak yang akan mengacaukan NKRI. Peserta lain menyampaikan bahwa sekolahnya d...

Perjanjian Kerjasama dengan Beberapa Lembaga

  Pada tahun 2019 ini pengurus Perkumpulan mengupayakan kerjasama dengan lembaga-lembaga yang memiliki visi dan pendekatan bersesuaian dengan visi dan pendekatan yang dimiliki Perkumpulan. Lembaga-lembaga yang menandatangani kerjasama dengan PAPPIRUS adalah Kantor Wilayah Kementerian Agama DIY, Program Studi Ilmu Pendidikan Agama Islam Fakultas Ilmu Agama Islam Universitas Islam Indonesia dan SMA PIRI Yogyakarta. Secara umum tujuan kerjasama pada ketiga lembaga ini adalah rangka mewujudkan kerja sama dalam hal peningkatan wawasan pendidik dalam hal moderasi beragama untuk solidaritas kebangsaan dan penguatan metode pembelajaran terkait. Penandatangan naskah kesepakatan kerjasama dengan Kantor Wilayah Kementrian Agama DIY pada 4 Oktober 2019 dilakukan oleh Kepala Kantor Wilayah Kementrian Agama DIY Drs. H. Edhy Gunawan, M.Pd.I dan Koordinator Perkumpulan Pengembang Pendidikan Interreligius Listia, M.Hum. Foto audiensi dengan pimpinan Kantor Wilayah Kemenag DIY, 11 Mei 2019 Naskah ke...

Buku "Menjadi Manusia Indonesia yang Beradab"

Setelah melakukan berbagai revisi dalam konten, sistematika maupun aspek metodologi yang ditampilkan yang memakan waktu lebih dari satu tahun, buku “Suplemen Pendidikan Agama dan Budi Pekerti untuk SMA dan seder a jat, Menjadi Manusia Indonesia yang Beradab Melalui Pendidikan Agama Berwawasan Pancasila”. terbit pada 19 Juni 2019. Gagasan utama dari perkumpulan ini dalam rangka menanggapi tantangan dalam kehidupan masyarakat majemuk adalah suatu pemikiran bahwa di balik perbedaan dan keunikan yang ada dalam semua agama dan budaya terdapat titik temu berupa nilai-nilai kebaikan bersama yang diajarkan oleh semua agama dan kebudayaan. Nilai-nilai kebaikan bersama yang dijunjung dalam konteks hidup bersama ini tidak lain adalah nilai-nilai yang terdapat dalam Pancasila. Maka istilah lain dari Pendidikan Interreligius (PIR) adalah Pendidikan Agama Berwawasan Pancasila (PABP). Pada irisan inilah umat semua agama dapat belajar saling menerima dan saling menghormati sebagai sesama manusia mau...

Mengenal Lebih Dekat Perkumpulan Pengembang Pendidikan Interreligius

  Perkumpulan Pengembang Pendidikan Interreligius atau disingkat Perkumpulan Pappirus telah menjadi badan hukum yang memiliki Anggaran Dasar tetap, yang hanya dapat diubah dalam Rapat Umum Anggota Perkumpulan. Berikut ini beberapa uraian tentang hal-hal pokok yang perlu diketahui publik. Maksud dan tujuan Dalam Anggaran Dasar Perkumpulan disebukan bahwa maksud dan tujuan pendiria n Perkumpulan Pengembang Pendidikan Interreligius adalah : Menyediakan wadah bagi para pendidik, pemerhati dan pihak-pihak yang peduli pada dunia pendidikan dan khususnya pendidikan agama, untuk berproses bersama melahirkan gagasan-gagasan pengembangan model pendidikan interreligius atau model pendidikan agama yang dialogis dan mengembangkan nilai-nilai kebaikan bersama yang diajarkan dalam agama-agama. Dengan adanya perkumpulan ini diharapkan dapat menjaga tradisi gotong-royong dalam setiap usaha pembaharuan pendidikan untuk meningkatkan kualitas hubungan antarkelompok dalam masyarakat yang beragam...

Penetapan Badan Hukum Perkumpulan Pappirus

  Tahun 2019 adalah tahun yang diwarnai semangat baru dalam komunitas yang awalnya mendapat sebutan Paguyuban Penggerak Pendidikan Interreligius. Pada 11 Januari 2019, Paguyuban ini resmi berubah nama sebagaimana tertuang   dalam akta nomor 1 tanggal 11 Januari 2019 Notaris Herdaru Manfa Luthfie, S,H.,M.KN., tentang Pengesahan Badan Hukum Perkumpulan Pengembang Pendidikan Interreligius yang disingkat PAPPIRUS, yang dikuatkan oleh Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor AHU-0001858.AH.01.07.TAHUN 2019. Perkumpulan ini awalnya adalah hubungan persahabatan dari beberapa pendidik dari berbagai latar belakang agama, pemerhati dan pegiat bidang pendidikan lainnya yang pernah mengikuti lokakarya tentang pluralisame dalam pendidikan agama yang diselenggarakan oleh   Institut DIAN/Interfidei pada 2004 dan 2005. Perkenalan antarpeserta yang berkembang menjadi persahabatan ini dilanjutkan dengan berkumpul tiap bulan membahas tema-tema yang dipilih di a...

Sarasehan Pendidikan Berparadigma Pancasila (1)

Yogyakarta, 14/2/2018 Beberapa dekade terakhir, banyak lembaga telah melakukan penelitian dan kajian tentang segi-segi kehidupan berbangsa dalam dunia pendidikan. Telah banyak disampaikan pada publik tentang makin berkembangya paham keagamaan yang radikal dan transnasional, meningkatnya tindak kekerasan serta pelecehan seksual di lembaga-lembaga pendidikan. Sementara itu lembaga pendidikan dengan berbagai inovasinya, secara umum tidak mampu menghentikan laju kesenjangan sosial yang makin sulit terjembatani, yang menimbulkan risiko sosial tersendiri. Padahal pendidikan merupakan upaya yang paling dapat diharapkan dalam menyiapkan manusia Indonesia masa depan yang dapat menghadapi berbagai tantangan kehidupan bersama. Perhatian yang lebih sungguh-sungguh pada sistem dan kultur pendidikan di Indonesia menjadi sangat strategis, karena melalui sistem pendidikan, kualitas manusia Indonesia dapat ditumbuhkan dan visi kebangsaan dapat dikomunikasikan dari generasi ke generasi. Pada ta...